REALISASI PT. PERTAMINA LUBRICANTS CILACAP
PELATIHAN PANEN AIR HUJAN, AKSI ADAPTASI DALAM PROGRAM KAMPUNG IKLIM
| Pilar | : | 4 - Lingkungan Sosial Budaya |
| Program | : | 4.09 - Pemberdayaan Lingkungan HIdup dan Sumber Daya Alam |
| Objek Realisasi | : | Pelatihan Panen Air Hujan, Aksi Adaptasi dalam Program Kampung Iklim |
| Keterangan | : | Pelatihan bagi kader lingkungan di RW 5 Tambakreja untuk melakukan konservasi air dengan menginstalasi alat panen air hujan serta langkah pemanfaatannya. |
| Alamat | : | Jalan Slamet Riyadi RT 02/RW 5 Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan , Desa/Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap selatan |
PT Pertamina Lubricants Production Unit Cilacap melanjutkan pembinaan kepada RW 5 Tambakreja dalam aspek adaptasi perubahan iklim dengan memberikan 3 unit Alat Panen Air Hujan (PAH). Para pengurus juga berkesempatan menimba ilmu berkaitan konservasi air lewat air hujan bersama Ibu Sri Wahyuningsih pendiri Komunitas Banyu Bening, Sleman.
Feri Sugiarto, ketua Kampung Iklim Kebonsayur Tambakreja mengungkapkan bahwa pengetahuan tersebut benar-benar baru diketahui. Mulai dari manfaat air hujan yang kerap dilupakan, langkah-langkah dalam menampung yang tepat, hingga menabung air hujan untuk konservasi. "Apabila alat tersebut bisa diadopsi di lingkungan kami, maka sangat besar manfaatnya bagi masyarakat."
Alat Panen Air Hujan Komunitas Banyu Bening terdiri dari alat elektrolisa yang mampu memberikan hasil akhir asam dan basa. PT. Pertamina Lubricants bekerjasama pula dengan Laboratorium Dinas Kesehatan untuk menguji hasil air baku hingga memenuhi syarat.
Air Baku yang berasal dari air hujan ditampung di sebuah tandon air, yang selanjutnya dipindahkan ke alat elekrolisa dan didiamkan selama 7 jam. Air tersebut menjadi asam dengan Ph di atas 6, sementara air dengan sifat basa bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.
